Rangkaian perkuliahan Sekolah Kepemimpinan Politik Bangsa (SKPB) Angkatan XIV pada tanggal 13 Januari 2026 secara resmi ditutup pada seri ke-16. Penutupan ini menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya pasca pandemi Covid-19, SKPB kembali diselenggarakan secara luring dan daring (hybrid), menandai kebangkitan kembali ruang pembelajaran kepemimpinan politik secara langsung.
SKPB Angkatan XIV diikuti oleh 65 peserta yang berasal dari berbagai organisasi ekstra universiter yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus. Dari keseluruhan peserta tersebut, sebanyak 45 peserta dinyatakan lulus, dan 8 peserta terbaik terpilih berdasarkan penilaian akademik dan partisipasi aktif selama perkuliahan. Para peserta terbaik ini mendapatkan kehormatan diundang langsung ke Jakarta untuk mengikuti rangkaian kegiatan penutupan SKPB.
Pada seri ke-16 SKPB Angkatan XIV, hadir sebagai pemateri utama Bapak Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si., S.T., dengan mengangkat tema “Partai Politik, Kepemimpinan Partai, dan Kaderisasi”. Materi ini menekankan pentingnya peran partai politik sebagai pilar demokrasi, kepemimpinan yang visioner, serta sistem kaderisasi yang berkelanjutan untuk melahirkan pemimpin bangsa yang berkualitas.
Kegiatan penutupan SKPB Angkatan XIV juga turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, antara lain Bapak Dr. Ir. Akbar Tandjung selaku Pendiri Akbar Tandjung Institute, Ibu Dra. Krisnina Akbar Tandjung, M.Si., Bapak Drs. Ibrahim Ambong, M.A. (Anggota DPR RI Periode 1997–2004), serta Bapak Drs. Musfihin Dahlan (Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Periode 2004–2009).
Selain itu, seluruh pimpinan Akbar Tandjung Institute juga hadir, yaitu Bapak Prof. Dr. Puji Wahono, S.E., M.Si. selaku Direktur Eksekutif, Bapak Dr. M. Alfan Alfian, M.Si. sebagai Direktur Riset dan Kepala SKPB, Bapak Dr. Agustian Budi Prasetya, M.P.A. selaku Direktur Program dan Pengembangan, serta Ibu Fitri Krisnawati, B.Sc. sebagai Ketua Umum Yayasan Matauli.
Melalui penyelenggaraan SKPB Angkatan XIV, Akbar Tandjung Institute kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak kader pemimpin muda yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan memiliki kapasitas kepemimpinan politik. Diharapkan para alumni SKPB dapat menjadi agen perubahan yang berkontribusi nyata bagi demokrasi dan pembangunan nasional.
Sekolah Kepemimpinan Politik Bangsa akan terus menjadi ruang strategis dalam memperkuat regenerasi kepemimpinan politik Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan.

